Rabu, 09 September 2015

RSK SKRIPSI 1

ANALISA PENGENDALIAN DAN PENINGKATAN  PRODUK BOLEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL PADA CV. DOUBLE COLA CAKE

Di susun oleh :
Nama : Nurul Fathia 
Nim : 41609010004
Teknik Industri

Rangkuman :
   Pada skripsi ini penulis menjelaskan tentang pentingnya peranan kualitas suatu produk bagi konsumen . karena kualitas merupakan rangkaian keseluruhan karakteristik dan keistimewaan dari suatu produk dalam memuaskan kebutuhan dari konsumen.
  Di sini penulis melakukan penelitian pada CV. Double Cola Cake untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian kualitas dengan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) pada metode ini pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data mengenai perusahaan ,pengamatan langsung dan wawancara dengan pihak perusahaan .
Dalam rangka pengumpulan informasi yang berguna bagi perusahaan ada 2 jenis  data yang diambil yaitu :
  • data sekunder : data yang sudah diolah oleh perusahaan
  • data primer : hasil pengamatan dan analisa penulis
Saran :
Menurut pendapat saya skripsi ini sudah cukup bagus , dan saran dari saya sebaiknya penulis bisa melengkapi penyertaan  data data tentang produk produk  perusahaan agar pembaca mudah untuk memahami




Kritik :
Seharusnya penulis dapat menjelaskan lagi tentang poin-poin penting dari cara pengendalian dan peningkatan kualitas suatu produk  





http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-ttki-reguler-rsk-skripsi.html

Senin, 22 Juni 2015

Soal dan jawaban 2 bab 14

2. Sebutkan macam- macam kebijakan fiskal ?

Jawab
 Kebijakan fiskal sering disebut juga sebagai kebijakan anggaran, karena mengakibatkan perubahan angka-angka yang ada dalam APBN. Jika dilihat dari perbandingan jumlah penerimaan dengan jumlah pengeluaran, kebijakan fiskal dapat dibedakan menjadi:
1. Kebijakan anggaran seimbang
Kebijakan ini merupakan kebijakan anggaran yang menyusun pengeluaran sama besar dengan penerimaan. Hal ini berarti bahwa jumlah pengeluaran yang disusun tidak boleh melebihi jumlah penerimaan yang didapat. Dengan demikian, negara tidak perlu berutang, baik dari dalam maupun luar negeri
2. Kebijakan anggaran surplus
Merupakan kebijakan anggaran yang menyusun pengeluaran lebih kecil daripada penerimaan. Kebijakan ini pada umumnya dilakukan pemerintah untuk mencegah inflasi (kenaikan harga akibat terlalu banyak jumlah uang yang beredar )
3. Kebijakan anggaran defisit
Kebijakan anggaran ini menyusun jumlah pengeluaran lebih besar daripada penerimaan. Kebijakan anggaran ini biasa digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
4. Kebijakan anggaran dinamis
Kebijakan ini merupakan kebijakan anggaran dengan cara terus menambah jumlah penerimaan dan pengeluaran sehingga semakin lama semakin besar (tidak statis).